5 Prinsip Etika Bisnis Yang Wajib Anda Ketahui

Dalam menjalankan bisnis, terdapat prinsip – prinsip yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan. Hal ini juga harus dijadikan pedoman agar memiliki standar baku yang mencegah timbulnya ketimpangan dalam memandang etika moral sebagai standar kerja di suatu bisnis. Penerapan prinsip etika bisnis dalam menjalankan usaha mencangkup seluruh aspek yang ada pada perusahaan. Lebih lanjut, berikut ulasan prinsip bisnis yang wajib anda ketahui.

Lima Prinsip Etika Berbisnis dan Pendekatannya Dalam Perusahaan Yang Wajib Anda Terapkan Dalam Bisnis Anda

1. Prinsip Keadilan dalam Berbisnis Yang Harus Diterapkan

Adil dalam prinsip ini berarti semua pihak yang terlibat dalam bisnis memilik hak untuk mendapatkan perlakuan yang sama dengan aturan yang berlaku. Maka semua pihak yang terkait dalam bisnis harus memberikan kontribusi terhadap keberhasilan usaha yang dijalankan. Keberhasilan meliputi secara langsung maupun tak secara langsung. Dengan begitu, semua pihak baik relasi internal dan eksternal akan mendapat hak yang sama.

Bisnis Etika Bisnis

2. Prinsip Loyalitas Antara Rekan Dalam Menjalankan Bisnis

Prinsip loyalitas berhubungan dengan proses menjalankan bisnis yang dilakukan oleh para pekerja, atasan, manajemen maupun bawahannya. Loyalitas dalam menjalankan bisnis dapat dilihat dari cara kerja dan keseriusan saat menjalankan usaha sesuai dengan visi misi perusahaan. Dengan kata lain, penerapan prinsip loyalitas ini berarti pengusaha dan unsur yang ada di dalam perusahaan harus memilah antara urusan pribadi dengan urusan pekerjaan.

3. Prinsip Saling Menguntungkan Antara Pengusaha dan Konsumen

Dalam prinsip saling menguntungkan ini artinya aktivitas bisnis yang dijalankan haruslah menguntungkan semua pihak. Berbeda dengan prinsip keadilan, prinsip saling menguntungkan menuntut hak dalam keuntungan kegiatan bisnis. Prinsip ini utamanya mengakomodasi hakikat dan tujuan bisnis itu sendiri. Proses bisnis yang seimbang adalah pengusaha ingin mendapat keuntungan dan konsumen ingin mendapat produk yang memuaskan.

4. Prinsip Otonomi Bagi Para Pelaku Usaha Yang Menjalankan Bisnis

Prinsip otonomi ini berkaitan dengan sikap dan kemampuan individu dalam mengambil sebuah keputusan dan tindakan yang efektif. Seorang pelaku bisnis harus bisa mengambil keputusan yang baik dan bisa dipertanggungjawabkan. Anda bisa dikatakan punya prinsip otonomi dalam berbisnis jika memiliki kesadaran penuh untuk menjalankan usaha. Artinya seorang pebisnis harus memahami bidang usaha yang dikerjakan dan hadapi aturan yang berlaku.

Etika Bisnis anda business ethics

Pelaku usaha juga dikatakan memiliki prinsip otonomi bila sadar bahwa keputusan dan tindakan yang diambil sesuai dengan nilai atau norma moral tertentu. Serta, pebisnis harus memiliki kemampuan mengatasi risiko yang dapat terjadi bagi dirinya dan perusahaan. Prinsip otonom bukan sekedar mengikuti nilai dan norma yang berlaku, akan tetapi kesadaran dalam diri apa yang harus dilakukan adalah hal yang tepat.

5. Prinsip Kejujuran Dalam Berbisnis Yang Harus Diterapkan

Prinsip kejujuran seharusnya menjadi dasar penting etika bisnis dalam menjalankan sebuah usaha. Baik pengusaha modern maupun pengusaha konvensional wajib menerapkan kejujuran sebagai kunci keberhasilan dalam bisnis. Bagi pengusaha, kejujuran dikaitkan dengan kualitas dan harga barang yang ditawarkan dalam pasaran terhadap konsumen. Jika menjual produk kualitas tinggi, harga yang pantas merupakan bentuk kejujuran dari bisnis.

Oleh karena itu, penerapan prinsip bisnis dalam perusahaan akan membangun hubungan yang sehat dan adil. Menerapkan prinsip etika berbisnis harus dilakukan semua pihak di dalam perusahaan. Baik itu antar rekan kerja, pelanggan, pemegang saham hingga masyarakat. Mulai dari prinsip kejujuran, loyalitas, otonomi, saling menguntungkan hingga keadilan, merupakan kunci utama untuk mencapai kesuksesan dalam sebuah bisnis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *