Bedanya Asuransi Unit Link dengan Konvensional

Seiring dengan perkembangan dunia asuransi, kini asuransi jiwa dibagi menjadi dua macam yakni asuransi konvensional dan asuransi unit link. Keduanya jelas memiliki manfaat untuk memproteksi dari dampak resiko di masa mendatang. Jika asuransi jiwa murni hanya untuk proteksi sementara untuk asuransi unit link sekaligus investasi. Asuransi CIGNA menyediakan keduanya, nah untuk lebih tahu yuk simak perbedaannya berikut.

Perbedaan Asuransi Jiwa Konvensional dan Asuransi Unit Link

1. Jumlah Premi Yang Dibayar

Perbedaan yang paling menonjol dari kedua asuransi ini adalah jumlah premi yang harus dibayarkan. Untuk premi asuransi konvesional memiliki besaran premi yang lebih rendah dibandingkan dengan unit link. Hal ini disebabkan pada asuransi jiwa konvensional,hanya sediakan perlindungan jiwa berupa uang pertanggungungan tanpa adanya nilai tunai. Sementara untuk asuransi jiwa unit link memiliki jumlah premi yang lebih tinggi.

Karena asuransi jiwa unit link tidak hanya menawarkan uang pertanggungan namun juga memiliki manfaat nilai tunai. Nilai premi pada asuransi konvensional bersifat tetap pada waktu tertentu, dan akan menambah ketika diperpanjang. Sementara untuk unit link nilai preminya tetap sama kecuali manfaatnya diupgrade. Jika anda hanya inginkan perlindungan maka konvensional bisa menjadi pilihan anda, namun jika ingin sekaligus berinvestasi maka unit link bisa anda pilih.

2. Uang Pertanggungan

Uang Pertanggungan menjadi salah satu perbedaan mendasar pada kedua asuransi jiwa ini. Semakin banyak manfaat yang ditawarkan maka uang pertanggungan juga memiliki jumlah yang tidak optimal, Apabila asuransi jiwa konvensional mampu menawarkan uang pertanggungan hingga Rp 1 miliar, maka Uang pertanggungan pada unit link hanya menawarkan Rp. 500 juta. Karena unit link memberikan manfaat lain selain perlindungan.

asuransi unit link

3. Masa Perlindungan

Asuransi jiwa konvensional umumnya memberikan perlindungan hingga usia produktif. Umumnya hingga usia 65 tahun dan dapat diperpanjang hingga usia 70 tahun. Sementara untuk asuransi unit link berlaku seumur hidup. Karena manfaat investasi yang diberikan tentunya dalam jangka waktu yang panjang. Sehingga dengan perbedaan masa perlindungan ini anda bisa menentukan sesuai dengan kebutuhan anda.

4. Cuti Premi

Asuransi konvensional tidak mengenal yang namanya cuti premi atau periode dimana peserta asuransi tidak perlu menyetor premi. Pemilik polis juga tiak perlu membuat polis lapse atau berakhir. Sementara untuk asuransi unit link memberikan penawaran berupa cuti premi. Periode ini memang terlihat anda tidak perlu membayar premi tapi cuti premi ini bukan berarti asuransi anda tidak gratis. Karena pembayaran premi diambil dari nilai tunai anda.

Fasilitas cuti premi ini memberikan keuntungan bagi anda yang sudah tidak bekerja atau sudah dalam masa pensiun. Anda tidak perlu untuk membayar premi namun polis yang anda miliki tetap aktif dan memberikan perlindungan bagi anda seumur hidup. Meskipun demikian anda harus ingat jika cuti premi hanya berlaku jika nilai tunai anda sudah mencukupi. Salah satu asuransi yang sediakan unit link adalah asuransi cigna.

5. Periode Pembayaran

Asuransi jiwa konvensional menawarkan beberapa pembayaran berkala mulai dari 1 bulan hingga 1 tahunan. Umumnya asuransi jiwa konvensional akan lapse apabila anda tidak disiplin dalam membayar. Sehingga anda harus selalu memastikan untuk membayar setiap jatuh tempo. Sementara untuk unit link pembayaran paling banyak dilakukan setiap 1 bulan sekali. Hal ini karena jumlah preminya yang lebih mahal daripada asuransi konvensional.

Setelah mengetahui perbedaan mendasarnya, anda tentu bisa menimbang asuransi jiwa mana yang sesuai dengan kebutuhan anda. Karena keduanya memiliki manfaat yang hampir sama yaitu untuk perlindungan. Namun manfaat lainnya andalah yang menentukan. Sehingga tentukan sesuai kebutuhan dan kemampuan anda untuk berkomitmen dengan asuransi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *