Kenali DevOps, Mitra Setia BRI untuk Mewujudkan Digitalisasi Transaksi

Zaman sudah memasuki era digital. Kemajuan di era ini terjadi dengan pesat sehingga mempermudah aktivitas manusia, termasuk transaksi. Transaksi digital sedang berada di puncak kejayaannya. Pasalnya, dengan cara ini transaksi bisa dilakukan dengan lebih cepat, nyaman, dan efisien. BRI juga sudah mengembangkan transaksi secara digital dengan dirilisnya BRIAPI. Layanan ini menggandeng berbagai mitra pihak ketiga untuk mempermudah pengalaman nasabah dalam bertransaksi. Semakin banyak pihak ketiga yang bergabung, maka semakin luas pula layanan yang bisa diberikan.

Menurut BRI Teknologi Blog, salah satu mitra BRI untuk mengembangkan layanan ini adalah DevOps. DevOps menghadirkan porses otomatis dalam build, test, dan release sebuah aplikasi, sehingga tidak perlu dilakukan pengecekan secara manual dan satu persatu. DevOps adalah singkatan dari Developer Operation. Sebenarnya, kedua proses ini dulunya dilakukan secara terpisah. Namun setelah adanya DevOps, baik proses Developer dan Operation bisa dilakukan bersama-sama sehingga menjadi lebih hemat waktu. Dulunya, tim developer ditugaskan untuk mengembangkan aplikasi sesuai keinginan mitra, melakukan testing, dan memberikannya kepada tim operation. Setelah itu, tugas tim developer dianggap selesai sehingga mereka tidak lagi ikut campur dalam proses yang dilakukan tim operation. Tugas tim operation adalah menjalanankan dan melakukan aplikasi setelah diproduksi.

Karena dianggap lama dan tidak efisien, maka kedua proses tersebut digabungkan dan dinamai DevOps. Tugasnya pun tentu berubah yaitu mulai dari menyiapkan server, merancang aplikasi, hingga menganalisa. Jika sebelumnya tahap tersebut harus dilakukan dengan cara manual dan juga memakan banyak waktu, bahkan hingga hitungan jam, kini dengan adanya DevOps semua tahapan tersebut bisa dikerjakan dan selesai dalam waktu tidak lebih dari tiga menit. Hal ini merupakan kemajuan pesat karena benar-benar menghemat waktu. Berikut adalah proses yang bisa dikerjakan untuk menciptakan aplikasi mitra.

BRI Teknologi Blog Kenali DevOps

1.Version Control

Proses yang pertama yaitu mengumpulkan open source ke dalam suatu wadah. Setelah itu, dengan menggunakan version control berbasis Git dan source code management milik bitbucket, open source yang terkumpul akan dianalisa.

2.Build

Tahap yang kedua yaitu build. Setelah source code yang tadi terkumpul, selanjutnya akan dilakukan proses build. Proses ini akan menggabungkan source yang telah terkumpul menjadi aplikasi. Dilakukan juga build code app dengan bentuk docker images.

3.Test

Setelah itu akan dilakukan proses test. Di tahap ini, yang akan melakukan berbagai jenis tes adalah robot. Setelah dites, dilakukan pengecekan ulang sampai suatu aplikasi dinyatakan siap untuk dipakai.

Tiga hal tersebut adalah cara dasar DevOps membuat aplikasi mitra. Tentu saja, kerap kali praktik tidak sama dengan teori. Masalah-masalah juga kerap muncul dalam suatu proses pembuatan aplikasi. Berikut ini adalah tahap yang bisa dilakukan jika terjadi masalah selama proses pembuatan.

BRI Teknologi Blog Kenali DevOps itu

1.Continuous Deployment

Proses ini berarti deployment akan otomatis dilakukan tanpa harus disetujui terlebih dahulu. Dengan begitu, seluruh proses dilakukan benar-benar murni tanpa campur tangan manusia sama sekali.

2.Continuous Delivery

Sebaliknya, jika menggunakan proses ini maka deployment harus memiliki persetujuan terlebih dahulu. Jika diizinkan, maka akan berlanjut ke server production. Dengan cara ini, persetujuan bisa didapatkan dari kepala divisi dan juga memastikan bahwa aplikasi telah mendapat izin OJK.

Hingga saat ini, dilansir dari BRI teknologi blog, penggunaan DevOps dinilai paling efisien dan cepat untuk membuat aplikasi serta menyelesaikan masalah jika terjadi kendala. Selain sistem kerja cepat, human eror juga hampir tidak pernah terjadi karena semua dikerjakan dengan sistem.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *