Mengintip 5 Jenis Instrumen Pasar Uang, Pemula Wajib Tahu

Akhir akhir ini banyak masyarakat yang mulai sadar mengenai pentingnya investasi. Bentuk investasi sendiri cukup beragam salah satunya dapat dilakukan melalui pasar uang atau Money Market. Tak hanya berfungsi sebagai investasi, keberadaannya juga menjadi sumber modal bagi para pelaku usaha. Dalam money market ini terdapat beberapa instrumen yang diperjual belikan. Bagi anda yang ingin tahu lebih banyak mengenai instrumen pasar uang, berikut ulasannya.

Daftar Instrumen yang Ada Dalam Money Market

1. Surat Berharga Pasar Uang

Instrumen ini merupakan surat berharga yang diterbitkan oleh bank dan telah ditandatangani oleh nasabah. Surat berharga pasar uang (SPBU) memiliki jangka waktu yang cukup pendek yakni minimal 30 hari dengan nominal minimal Rp 25 miliar. SPBU umumnya menjadi jaminan pelunasan utang nasabah kepada bank sebagai pemberi utang. Selanjutnya surat berharga ini dapat diperjualbelikan di antar bank komersial dengan Bank Indonesia maupun lembaga keuangan yang lain.

instrumen pasar uang success

2. Sertifikat Deposito

Berbeda dengan deposito yang biasanya sering didengar, sertifikat deposito tidak memiliki nama pemilik yang paten karena memang tujuannya untuk diperjual belikan. Selain itu, bunga dari sertifikat deposito sudah bisa diperhitungkan di awal sehingga calon pembeli bisa mengetahui berapa nilai instrumen ini ketika sudah dicairkan nantinya. Cara memperpanjang instrumen ini dengan mencairkan dana terlebih dahulu, lalu membelikan surat yang baru agar bisa diperjualbelikan kembali.

3. Sertifikat Bank Indonesia

Sertifikat Bank Indonesia merupakan surat berharga yang diterbitkan oleh Bank Indonesia dengan jangka yang pendek serta menggunakan sistem diskonto. Bank Indonesia menggunakan surat berharga ini sebagai upaya untuk mengendalikan nilai rupiah agar tetap stabil. Dengan memperjualbelikan surat berharga ini, diharapkan agar semakin banyak uang primer beredar yang bisa didapatkan negara. Namun, rencananya penerbitan surat berharga ini akan dihapus secara bertahap.

4. Banker’s Acceptance

Instrumen pasar uang ini biasanya digunakan dalam kegiatan ekspor dan impor barang atau sebagai transaksi valuta asing. Eksportir akan menerima dokumen ini ketika memperjualbelikan sejumlah barang ekspor impor. Keberadaan dokumen instrumen money market ini untuk mengantisipasi gagal bayar oleh pihak eksportir dan investor yang disebabkan minimnya kepercayaan terhadap kemampuan bayar pihak importir sehingga menjadi lebih aman.

instrumen pasar uang money market

Biasanya dokumen ini akan diisi dengan sejumlah nominal berdasarkan transaksi jual beli barang ekspor dan impor yang sudah dilakukan kemudian ditambah dengan fee. Mengenai jatuh temponya ditentukan berdasarkan kesepakatan pelunasan transaksi, yang selanjutnya menjadi jaminan bagi pemilik surat, jika mereka akan menerima pembayaran sesuai tanggal yang tercantum di dokumen tersebut. Instrumen ini memiliki jangka waktu sekitar 30 hingga 270 hari.

5. Treasury Bills

Treasury Bills ialah surat utang yang dikeluarkan oleh negara dalam jangka waktu di bawah satu tahun. Menurut beberapa sumber, surat ini diterbitkan oleh pemerintah Amerika Serikat untuk mendanai keterlibatan mereka pada Perang Dunia 1. Surat obligasi ini menggunakan sistem perdagangan dimana investor membelinya dengan potongan harga. Selanjutnya ketika sudah masuk jatuh tempo, mereka akan mendapatkan keuntungan dari selisih harga nominal dan harga diskon.

Dalam money market, instrumen yang diperjualbelikan memang cukup abstrak dan umumnya terdiri dari surat berharga. Sedangkan jika dalam pasar modal, instrumen yang diperjualbelikan berupa reksa dana, saham dan lain lain. Meskipun resiko dari perdagangan di money market memiliki resiko yang tinggi karena harga instrumen yang cenderung tidak stabil, tetapi bisa memberikan keuntungan bagi para investor maupun pelaku usaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *