Offline Ads VS Online Ads

Iklan adalah sebuah entitas besar saat ini. Tidak ada bisnis yang dapat bertahan tanpa menggunakan iklan. Ada banyak cara untuk beriklan. Iklan sendiri dapat dikategorikan menjadi 2 macam. Yakni Pemasaran online dan offline. Kedua kategori iklan tersebut mungkin memiliki prinsip yang sama, tetapi pendekatan keduanya bisa dibilang berbeda. Berikut adalah perbedaan iklan online dan offline

1) Pencapaian Iklan Online dan Offline

Pada dasarnya tidak ada keraguan bahwa promosi online dapat mencakup lebih banyak lalu lintas dalam interval dalam waktu singkat dibandingkan dengan promosi offline. Secara alami, kampanye pemasaran online memiliki potensi untuk menjangkau lebih banyak orang daripada kampanye offline. Dengan mode offline, Anda dibatasi oleh jumlah pembaca publikasi yang terbatas karena orang-orang tidak membaca hal-hal yang tidak menarik perhatiannya. Iklan offline sendiri tidak dapat menjadi hal yang viral seperti layaknya iklan online.

Offline Ads VS Online Ads

Iklan Offline memiliki batasan yang memungkinkan Anda untuk fokus pada audiens ideal Anda. Iklan offline akan sangat bergantung pada audiens atau target yang telah mereka pilih sesuai dengan kriterianya seperti usia, jenis kelamin dan motif dan selanjutnya adalah pendekatan yang Anda gunakan untuk menjangkau mereka. Jika Anda masih bingung akan menggunakan kategori yang mana, Anda bisa mempertimbangkan Kelompok usia dan profesi audiens target Anda sehingga Anda dapat menentukan untuk menggunakan iklan online atau offline. Untuk memaksimalkan iklan produk Anda, Anda bisa menggunakan salah satu creative digital agency jakarta.

2) Biaya Iklan Online dan Offline

Banyak orang memilih menggunakan iklan melalui Radio, televisi, dan Koran karena cara tersebut bisa dibilang sebagai salah satu cara umum untuk promosi. Namun, biaya yang harus dikeluarkan pun tidak sedikit. Agar pemasaran melalui tv, radio dan koran bisa sukses, Anda biasanya harus menghabiskan sejumlah biaya yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan iklan online.

Berbicara tentang Promosi maupun iklan online, Anda hanya perlu membeli nama domain dan hosting web untuk iklan Anda. Dari segi biaya, iklan online lebih dapat menghemat pengeluaran. Anda bisa menggunakan berbagai iklan online untuk melakukan kegiatan promosi. Bahkan dengan media sosial seperti facebook maupun instagram pun bisa dimanfaatkan untuk media iklan Anda.

3) Konversi Penjualan Dalam Iklan Online dan Offline

Jika Anda memiliki toko online atau situs web e-commerce, pemasaran online sangat penting. Lebih mudah untuk menunjukkan portofolio produk Anda secara online bagi pelanggan supaya mau membeli produk yang Anda iklankan. Kemajuan situs internet dan E-Commerce telah meningkatkan persepsi pengguna untuk berbelanja online. Kini orang-orang hanya perlu duduk di rumah dan membeli hampir semua barang.

Sedangkan pada iklan offline, pembaca harus membuat keputusan untuk mencari merek Anda atau mengunjungi toko Anda setelah melihat iklan yang Anda pasang secara offline. Meskipun cukup banyak orang yang melihat iklan online Anda namun kemungkinan untuk melakukan tindakan pembelian lebih rendah dibandingkan Anda melakukan iklan secara online.

Ada juga beberapa keuntungan dari promosi offline yakni dapat membantu dalam interaksi dan membuat hubungan lebih kuat dengan pelanggan. iklan offline memiliki daya tarik profesional tertentu sehingga beberapa pelanggan akan sangat menghargai perusahaan Anda, terutama mereka yang curiga terhadap perusahaan online

Itulah perbedaan iklan secara online dan oflline. Anda dapat memaksimalkan dua cara tersebut dengan maksimal melalui creative digital agency Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *