Yuk Intip 6 Bahaya Kelebihan Vitamin yang Tidak Melulu Menyehatkan

Asupan vitamin memang sangat diperlukan oleh tubuh, untuk menunjang fungsi sel dalam tubuh. Para ahli kesehatan menyarankan konsumsi vitamin untuk menangkal radikal bebas. Sehingga tubuh tidak rentan terkena penyakit yang tiba-tiba menyerang sistem imun tubuh. Namun perlu anda waspadai bahwa kelbihan vitamin justru tidak baik untuk kesehatan. Resiko hypervitaminosis cenderung mengganggu kesehatan, dan menyerap banyak cairan.

Beberapa Gejala Akibat Hypervitaminosis

1. Kadar Trombosit Rendah

Vitamin A mempunyai banyak manfaat untuk menjaga kesehatan mata dan kulit. Namun kelebihan vitamin A dapat menimbulkan gejala penyakit kronis. Apabila kadar vitamin yang tersimpan melebihi dari 25000 IU/kg, akan terjadi beberpa gangguan kesehatan. Bahaya kelebihan vitamin berupa sakit kepala, pusing, mual dan pengeligatan yang kabur. Kemudian naik tingkat menjadi munculnya anemia, hingga tekanan cairan di sekitar otak intrakranial.

2. Meningkatkan Kadar Gula

Vitamin B bermanfaaat untuk kesehatan sistem saraf, dan membentuk sel darah merah. Jika mengonsumsi vitamin ini lebih dari 200 mikrogram per hari, akan menimbulkan efek toksik. Secara perlahan Ia akan menyebabkan beberapa penyakit yang menyerang sistem saraf. Gejala awal yang dirasakan berupa perubahan warna kulit, mual, dan gangguang pencernaan. Di kasus yang parah mengakibatkan sakit liver berlemak, hingga naiknya kadar glukosa.

3. Pembentukan Batu Ginjal

Vitamin C merupakan nutirisi yang larut di dalam air, dan berfungsi untuk menjaga daya tahan tubuh. Sumber vitamin ini bisa anda temukan pada buah-buahan atau sayuran segar. Ia memainkan peran penting dalam menjaga sistem imun tubuh, dan menangkal radikal bebas. Namun anda perlu wasapada terhadap bahaya kelebihan vitamin ini, karena menyebabkan insomnia. Efek yang paling parah ialah pembentukan batu ginjal yang bisa merusak organ vital.

4. Sembelit Berkepanjangan

Tubuh memerlukan vitamin d untuk meningkatkan pertumbuhan tulang, serta menyerap kalsium. Ia bermanfaat untuk menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh, dan mengelola sistem saraf. Selain itu vitamin D berperan dalam mempengaruhi pembentukan gen, untuk uapaya meminimal perkembangan kanker. Anda bisa mendapatkan vitamin D melalui makanan dan sinar matahari.

Namun terlalu banyak cadangan kalsium akan menyebabkan hypervitaminosis, yang gejalanya tidak langsung terlihat. Efek samping yang ditimbulkan mulai dari dehidrasi akut, hingga kehilangan nafsu makan. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya sembelit berkepanjangan, karena pencernaan dalam tubuh bermasalah.

5. Meningkatkan Resiko Stroke

Vitamin E berperan untuk membuat merawat kulit agar tetap sehat dan awet muda. Ia mempunyai zat antioksidan yang bisa menangkal zat berbahaya yang masuk. Namun kelebihan vitamin E dapat menimbulkan efek samping yang berlebihan. Tubuh akan bereaksi negatif dengan munculnya memar, ruam, sakit kepala, dan rasa letih. Selain itu dapat meningkatkan terjadinya stroke, kepada penderitanya.

6. Gangguan pada Liver

Dalam dunia kesehatan vitamin K dapat mencegah proses pembekuan darah, terutama saat tubuh sedang terluka. Anda diperbolehkan mengonsumsi sumber vitamin K maksimal 500 mikrogram per hari. Apabila anda melanggar batas dosis yang ditetapkan, maka bisa menyebabkan reaksi alergi. Dan kemungkinan besar menyebabkan gangguan pada liver namun kondisi seperti ini jarang terjadi.

Vitamin sangat baik untuk kesehatan tubuh terutama dalam menangkal radikal bebas. Ia akan mendetoksifikasi zat beracun yang masuk ke dalam tubuh. Sehingga metabolisme tubuh tetap bekerja secara normal, selain itu badan tampak sehat. Namun anda disarankan tidak mengonsumsi vitamin secara berlebihan. Karena ternyata dapat menyebabkan dampak kesehatan, yang cukup membahayakan fungsi beberapa organ.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *